Minggu, 16 November 2014

Pameran kesenian quilt, tampilkan karya indah dari potongan kain

newsinspirasi.blogspot.com - Cipete Quilt Community (CQC) Jakarta mengadakan acara nasional ke-6 di LPPI Building Jalan Kemang Raya No 35, Jakarta Selatan, Minggu (16/11). Acara tidak hanya menjadi ajang pertemuan antar anggota komunitas quilt se-Indonesia, tetapi juga diadakan lomba membuat quilt bagi para anggotanya.

Menurut pantauan merdeka.com, acara ini dihadiri sekitar 100 orang anggota komunitas quilt se-Indonesia. Terdapat pula stand yang menjual alat-alat kerajinan quilt dan stand yang memamerkan karya quilt yang diaplikasikan menjadi tas dan dompet. Bahkan ada hasil quilt yang dibentuk menjadi penutup mesin jahit.

Acara yang dimulai pukul 9 pagi ini dimulai dengan sambutan dari ketua panitia sekaligus pendiri CQC, Nisa Hariadi. Dalam sambutannya, dia berharap agar para anggota komunitas semangat menghasilkan karya quilt.

"Saya lihat sekarang ibu-ibu sudah semakin bagus quiltingnya. Kayaknya sudah siaplah untuk dilombakan. Selain itu untuk memberi tantangan karena bila tidak diberi tantangan seperti itu, keinginan ibu-ibu untuk berkarya bisa mengendur," tutur Nisa ketika ditemui setelah menyampaikan sambutan.

Pemberitahuan adanya kompetisi quilt ini sudah diumumkan sejak CQC mengikuti Inacraft 2014. Tepatnya April 2014. Para peserta diberi waktu sekitar 7 bulan untuk menyelesaikan karyanya. Nisa mengaku, dari 43 peserta yang mendaftar, hanya 28 peserta yang berhasil mengumpulkan karya mereka di tanggal 1 November lalu.

Juri dari lomba quilt ini berasal dari 4 negara yaitu, Belanda, Irlandia, Kanada dan Afrika Selatan. Mereka adalah perajin quilt yang sudah sering melakukan pameran di seluruh dunia. Karya para juri juga dipamerkan bersama karya para peserta lomba.

Tak hanya lomba, acara ini juga mengadakan workshop quilt gratis bagi para peserta. Peserta gathering yang semuanya adalah ibu-ibu tampak antusias mengikuti arahan yang diberikan para instruktur.

Gathering CQC diadakan tahunan sejak 2008 dan akan selalu diadakan setahun sekali. Ke depannya, gathering dan lomba quilt ini rencananya akan dibuka untuk umum. Nisa pun berharap supaya komunitasnya semakin maju dan mampu mengadakan kompetisi quilt tingkat nasional.

"Karena kan sebelumnya belum ada komunitas yang membuat lomba seperti ini. Ini yang pertama. Semoga makin maju dan makin jaya untuk ibu-ibu juga. Bukan untuk saya," tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar