newsinspirasi.blogspot.com - Cipete Quilt Community (CQC) Jakarta mengadakan acara nasional ke-6 di
LPPI Building Jalan Kemang Raya No 35, Jakarta Selatan, Minggu (16/11).
Acara tidak hanya menjadi ajang pertemuan antar anggota komunitas quilt
se-Indonesia, tetapi juga diadakan lomba membuat quilt bagi para
anggotanya.
Menurut pantauan merdeka.com, acara ini dihadiri
sekitar 100 orang anggota komunitas quilt se-Indonesia. Terdapat pula
stand yang menjual alat-alat kerajinan quilt dan stand yang memamerkan
karya quilt yang diaplikasikan menjadi tas dan dompet. Bahkan ada hasil
quilt yang dibentuk menjadi penutup mesin jahit.
Acara yang
dimulai pukul 9 pagi ini dimulai dengan sambutan dari ketua panitia
sekaligus pendiri CQC, Nisa Hariadi. Dalam sambutannya, dia berharap
agar para anggota komunitas semangat menghasilkan karya quilt.
"Saya
lihat sekarang ibu-ibu sudah semakin bagus quiltingnya. Kayaknya sudah
siaplah untuk dilombakan. Selain itu untuk memberi tantangan karena bila
tidak diberi tantangan seperti itu, keinginan ibu-ibu untuk berkarya
bisa mengendur," tutur Nisa ketika ditemui setelah menyampaikan
sambutan.
Pemberitahuan adanya kompetisi quilt ini sudah
diumumkan sejak CQC mengikuti Inacraft 2014. Tepatnya April 2014. Para
peserta diberi waktu sekitar 7 bulan untuk menyelesaikan karyanya. Nisa
mengaku, dari 43 peserta yang mendaftar, hanya 28 peserta yang berhasil
mengumpulkan karya mereka di tanggal 1 November lalu.
Juri dari
lomba quilt ini berasal dari 4 negara yaitu, Belanda, Irlandia, Kanada
dan Afrika Selatan. Mereka adalah perajin quilt yang sudah sering
melakukan pameran di seluruh dunia. Karya para juri juga dipamerkan
bersama karya para peserta lomba.
Tak hanya lomba, acara ini juga
mengadakan workshop quilt gratis bagi para peserta. Peserta gathering
yang semuanya adalah ibu-ibu tampak antusias mengikuti arahan yang
diberikan para instruktur.
Gathering CQC diadakan tahunan sejak
2008 dan akan selalu diadakan setahun sekali. Ke depannya, gathering dan
lomba quilt ini rencananya akan dibuka untuk umum. Nisa pun berharap
supaya komunitasnya semakin maju dan mampu mengadakan kompetisi quilt
tingkat nasional.
"Karena kan sebelumnya belum ada komunitas yang
membuat lomba seperti ini. Ini yang pertama. Semoga makin maju dan
makin jaya untuk ibu-ibu juga. Bukan untuk saya," tutupnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar